Ada Kutil di Wajahku

Ada Kutil di Wajahku
Ada Kutil di Wajahku

Ada kutil di wajahku, ya! serius! Ku juga baru tau itu!

Awalnya ku mengira hanya tahi lalat saja. Kecil kecil merata acak hampir  ke seluruh bagian wajah, sampai ada juga di pelupuk mata. Agak timbul dan terasa berisi dibanding tahi lalat umumnya. Ukurannya tidaklah seragam, ada yang setitik, yang lain sebesar tahi lalat. Bila dilihat agak jauh memang tak kentara, bila close up barulah nampak memenuhi wajah. Jadi rancu, mana yang benar-benar tahi lalat, mana yang kutil.

By the way, belum lama ku tau tentang kutil wajah ini. Berawal dari konsultasi kondisi wajah kepada dokter kecantikan di Hayyu Syar'i Skin Clinic kota Malang. Dokter mendiagnosa bahwa spot spot kecil coklat di wajahku adalah kutil, bukan tahi lalat seperti yang ku sangka. Bayanganku-atau mungkin bayangan Anda juga-kutil ada di tubuh bagian lain selain di wajah, dengan ukuran yang lebih besar. 


Berdasar www.alodokter.com ada beberapa jenis kutil yang biasa tumbuh di wajah, yaitu kutil filiform yang menonjol dan kutil pipih. Kutil filiform adalah kutil yang tumbuh di daerah wajah, seperti sekitar mata, hidung, mulut, dan di bawah dagu atau leher. Bentuk kutil jenis ini mirip dengan skin tag, biasanya berukuran kecil dan memiliki warna yang serupa dengan kulit.

Dijelaskan beberapa cara alami menghilangkan kutil ini dengan beberapa bahan. Mengingat jumlah kutil di wajahku yang cukup banyak. Mustahil bisa cepat membersihkannya dengan bahan alami. Maka saya ikuti suggest dokter kecantikan di Hayyu Syar'i Skin Clinic yakni dengan treatment kauter.

Istilah kauter (cautery) berasal dari bahasa Latin, yang artinya penggumpalan atau penghancuran jaringan. Pada zaman dulu, kauter dilakukan dengan menggunakan benda panas, misalnya logam yang dipanaskan dengan bara api atau bahan kimia tertentu. Kini, kauter dilakukan dengan tenaga listrik (eletrocautery). 

Pada www.alodokter.com dijelaskan eletrocautery, arus listrik dialirkan melalui kawat elektroda yang memiliki hambatan tinggi. Elektroda ini akan menghasilkan panas yang dapat ditempelkan pada jaringan tubuh. Dalam bidang medis, kauter dengan listrik biasanya digunakan untuk:
  • Operasi kecil pada kulit, seperti menghilangkan kutil, skin tag, keratosis seboroik, molluscum contagiosum, dan syringoma.
  • Mengeringkan jaringan (electrodessication).
  • Menggumpalkan darah (electrocoagulation).
  • Memotong jaringan (electrosection). Contohnya untuk membuang tumor, seperti sarkoma Kaposi.
  • Sebagai metode untuk sunat laser.


Hayyu Syar'i Skin Clinic
Hayyu Syar'i Skin Clinic



Treatment pada wajah  guna menghilangkan kutil di tempo hari adalah dengan eletrocautery. DHayyu Syar'i Skin Clinic alatnya sejenis jarum yang tumpul, Rasanya seperti di nyonyos jarum hangat. Walau satu titik tidaklah lama 'membakarnya'-hanya beberapa detik saja- namun sensasi terbakar masih terasa dan membuat respon tubuh auto meng-aduh, meringis sakit. 

Apakah tidak dilakukan pembiusan terlebih dahulu? kok masih terasa?
Tentu saja sudah dilakukan beberapa prosedur sebelum dilakukan kauter. 

Pertama, wajah dicleansing dan dipeeling dengan diamond peeling. Setelah wajah clean, diaplikasikan bius lokal di wajah dan pelupuk mata secara merata. Sekitar 30 menit menanti bius merasuk dan bekerja. Setelahnya baru dilakukan kauter, satu persatu tiap titik kutil. 

Sekitar 30 menit juga proses 'membersihkan' kutil ini selesai. Meringis nyeri karena wajah terasa panas, kenyonyos. Iya, masih terasa sedikit nyeri walau dibius. Bukan karena tidak bekerja biusnya, bius lokal di wajah untuk treatment ini tidak terlalu strong-kurasa- hanya untuk meringankan rasa sakit.
But, don't worry, sakitnya masih dalam batas wajar dan bisa ditolerir kok:)
Beberapa menit setelahnya, diaplikasikan masker agar wajah adem.  
Perih kah? enggak kok!

Sekitar 2 hari bekas kauter itu mengering dan bisa terkelupas, seperti luka kecil yang mengering. Namun tak boleh dikelupas, biarkan mengelupas dengan sendirinya. Benar saja, luka tersebut akan mengelupas dengan sendirinya, tinggal dibersihkan pelan-pelan saat cuci muka.

Sejenak bekas luka tersebut terlihat putih, semakin hari akan menjadi gelap seperti scars/bekas luka pada umumnya. Tidak perlu khawatir itu normal adanya. Krim bekas luka dihentikan, krim pagi dan malam kembali digunakan seperti biasanya. Dokter says: kelamaan scars gelap itu akan semakin memudar dan kulit akan kembali pada tone normalnya. 

Baca juga: 

                         https://www.hestithinks.mTerapi Wajah dengan Microneedle


Awalnya sempat wondering, bintik-bintik kutil memang sudah tak ada, tapi bekasnya terlihat spot spot gelap. Yakin, makin hari akan makin hilang dan bersih. Wajah bebas dari kutil!
Namun, tidak ada jaminan kutil tidak bakal muncul lagi. Menurut dokter kecantikan di Hayyu Syar'i Skin Clinic banyak faktor yang menyebabkan kutil tumbuh di wajah. 
Faktor keturunan, dan menurut www.alodokter.com bisa juga karena virus HPV.

Komentar

Postingan Populer